Takengon, Berita STIHMAT – Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Muhammadiyah Takengon (STIHMAT) kembali membawa kabar baik atas didanainya satu proposal Program Mahasiswa Berdampak : Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026 Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek Tahun 2026. Hal tersebut berdasarkan Pengumuman Nomor: 0156/C3/AL.04/2026 Tanggal 26 Januari 2026.
Program ini diketuai oleh Suhartini, SHI., M.H bersama anggota dosen Chairul Fauzi, S.Pd.I., M.Pd serta menggandeng sejumlah mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan dilingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Muhammadiyah Takengon. Judul program yang diajukan adalah “Sekolah Darurat Ramah Anak Terintegrasi Layanan Psikososial Berbasis Kearifan Lokal Pasca Bencana Hidrometeorologi di Kampung Tebuk. Program ini bertujuan mendukung pemulihan sosial dan kesehatan masyarakat terdampak bencana. Capaian tersebut sekaligus memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Muhammadiyah Takengon, Amir Syam, S.H., M.H mengucapkan Alhamdulillah dan kami sangat bersyukur dan bangga atas didanainya proposal Program Mahasiswa Berdampak : Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra oleh DPPM Kemendiktisaintek, ini merupakan suatu prestasi bagi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Muhammadiyah Takengon, yang membuktikan bahwa dosen-dosen STIHMAT mampu bersaing secara nasional. Kami terus mendorong dosen STIHMAT agar giat melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat baik sumber pembiayaan internal maupun eksternal, semoga kedepannya akan lebih banyak lagi dosen-dosen STIHMAT yang mengusulkan proposal hibah penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dan lolos pendanaan, tutupnya.



